
Para ustad adalah manusia biasa yang punya masa lalu. Mereka akhirnya berhijrah setelah mendapat hidayah dari Allah Swt. Hati langsung tersentuh dan pertaubatan dimulai, dan meninggalkan masa lalu yang membelenggu. Mereka berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi pemuka agama, untuk menyebarkan kebaikan di muka bumi. Berikut ini kisah hijrah para ustad yang bisa kita ambil saripati hikmahnya.
Mari kita baca kisah hijrah ustad-ustad ini agar mendapat pelajaran indah di baliknya:

Inilah kisah hijrah para ustad yang pertama. Ustad Yusuf Mansur dikenal sebagai pemuka agama yang rendah hati dan selalu mengajak jamaahnya untuk bersedekah. Sosoknya yang humble membuatnya disukai banyak orang. Namun siapa sangka bahwa Ustad Yusuf Mansur pernah dibui karena kasus utang? Justru di sana ia mendapat hidayah dan akhirnya paham bahwa jalan hidup tak selalu lurus, tetapi selalu berujung pada kebaikan.
Ketika dibui, Ustad Yusuf Mansur memberi sebagian rotinya kepada semut, dan setelah itu ia mendapat rezeki berupa makanan yang berlimpah. Begitu juga saat sudah bebas dari cengkraman bui. Ustad Yusuf Mansur berjualan es dan rajin bersedekah, dan usahanya makin laris.
Setelah itu, sang ustad menulis buku tentang pengalaman spiritualnya dan tak disangka jadi best seller. Mulailah ia sering diundang jadi pembicara dan jadi ustad yang terkenal sampai sekarang. Namun walau sudah sangat populer, ia tak sombong dan terus-menerus mengkampanyekan manfaat bersedekah.

Kisah hijrah para ustad yang selanjutnya adalah Derry Sulaiman. Dulu ia dikenal sebagai rocker gahar, dan jadi personel band. Ia memegang posisi sebagai gitaris, serta namanya cukup terkenal di dunia musik Indonesia. Sebagai musisi, ia tentu akrab dengan kegiatan duniawi yang abu-abu.
Akan tetapi, semua terasa hampa dan hatinya gelisah. Akhirnya Derry pergi ke masjid dan menemukan jawabannya. Ia mempelajari agama secara intensif, lalu berhijrah dan menjadi ustad. Uniknya, dalam berdakwah ia tak meninggalkan musik. Menurut Ustad Derry, boleh bermusik asalkan ibadah tidak ketinggalan. Lagunya dipakai untuk soundtrack film religi dan disiarkan sebagai media dakwah.
Dari sekian banyak kisah hijrah para ustad, maka cerita mendiang Jeffry Al Buchary adalah yang paling memilukan. Dulu saat masih muda, ia berprofesi jadi model dan pemain sinetron. Namun pertemanan yang salah membawanya ke pergaulan negatif dan akhirnya jadi pemakai narkoba.
Mendiang Ustad Jeffry akhirnya sadar saat mimpi buruk, karena ada visualisasi tubuhnya terbungkus dalam kafan. Jeffry Al Buchary akhirnya mendapatkan hidayah dari-Nya, hijrah dan jadi pendakwah dengan sebutan ustad gaul, karena bahasanya dimengerti oleh anak-anak muda. Beliau tak sekadar ngomong, tetapi memang memiliki ilmu agama, karena pernah belajar di pesantren.
Kisah hijrah para ustad yang satu ini agak mirip dengan cerita Derry Sulaiman. Harry Moekti juga seorang rocker tetapi ia aktif di atas panggung terlebih dahulu, pada medio 80-90an. Meski pernah jadi artis, tetapi mendiang tak malu mengakui bahwa karirnya berasal dari bawah, karena pernah bekerja jadi room boy dan beberapa pekerjaan kasar lain.
Setelah itu, mendiang Ustad Harry mencoba peruntungan jadi musisi dan akhirnya berhasil jadi rocker. Akan tetapi, saat uangnya menggunung, perasaannya tak tenang dan hidupnya tidak berkah. Ia pun mencari ilmu agama dan makin tekun mengaji. Hingga akhirnya memutuskan untuk banting setir, dari musisi ke pendakwah.

Felix Siauw adalah salah satu pendakwah yang terkenal, karena ia adalah seorang mualaf tetapi sangat getol dalam mempelajari islam. Perjalanannya menjadi pendakwah dimulai dari ketidak percayaannya pada Tuhan alias seorang atheis. Ia menganggap orang yang beragama tidak mau menggunakan otaknya.
Akan tetapi, semua berubah ketika seorang temannya telah hijrah dan mengingatkan tentang Tuhan. Felix pun bertemu dengan 1 ayat yang membuatnya sadar bahwa umat Islam disuruh untuk berpikir, berbeda jauh dari yang selama ini ia sangka. Setelah itu, ia mendapat hidayah dan menjadi mualaf.
Sebagai orang yang baru mengenal islam, Felix Siauw sangat rajin untuk mempelajari agamanya, dan akhirnya didaulat jadi ustad. Ia akhirnya paham bahwa semua jawaban dari banyak pertanyaannya ada dalam kitab suci Al Quran. Felix tak menyangka bisa berceramah di depan banyak orang dan menjadi inspirator. Ini adalah salah satu dari kisah hijrah para ustad yang menyentuh kalbu.
Ustad Gede dikenal oleh publik ketika mengikuti ajang pemilihan dai muda di sebuah stasiun televisi swasta. Sebelum jadi pendakwah, hari-harinya sangat kelam, karena bekerja sebagai preman yang sangat berpengaruh di Denpasar. Kehidupan malam sangat lekat dengannya, bahkan sering mengkonsumsi minuman yang terlarang.
Akan tetapi, ia memiliki sahabat yang sabar dalam berdakwah secara halus, namanya Yusuf. Saat Gede minum, Yusuf malah salat dengan khusyuk di sebelahnya. Ketika terdengar kata ‘bismillahirrahmanirrahim’, hatinya mulai bergetar dan hidayah mulai masuk pelan-pelan.
Namun naas saat Gede naik motor kesayangannya, ia jatuh ke jurang sedalam 10 meter dan tak ada yang mencarinya, saking dalamnya. Gede berhasil menyelamatkan diri dan menemui Yusuf, lalu berucap ingin jadi mualaf. Iapun belajar agama dengan rajin, sunat, menikah, lalu berdakwah ke mana-mana. Ini adalah contoh kisah hijrah para ustad yang patut dipuji.
Salman yang dahulu bernama Sakti adalah ustad yang sangat populer, karena pernah menjadi gitaris Sheila On 7, band yang memiliki banyak sekali penggemar di Indonesia. Pria ini berhijrah setelah membaca sebuah buku, lalu mempertanyakan tujuan hidupnya. Ia lalu memutuskan untuk keluar baik-baik dari band dan mempelajari agama di Bali.
Setelah hijrah Salman sangat mengejutkan bagi penggemar Sheila On 7 tetapi ia merasa tenang sekarang dan berbeda dengan dulu saat aktif jadi gitaris. Ia mengganti namanya menjadi Salman Al-Jugjawy (karena berasal dari Yogyakarta) dan aktif jadi pendakwah muda, sampai sekarang.
Kisah hijrah para ustad yang terakhir adalah Akri, personel Patrio. Dari grupnya bersama Parto dan Eko, hidupnya cukup mapan. Akan tetapi, setelah jenuh menjadi artis, ia menjadi pendakwah karena ingin menyiarkan agama secara luas. Karena basic-nya adalah pelawak, maka ceramahnya banyak disukai orang, karena lucu, segar, tetapi tetap mengandung konten agama yang mantap.
Banyak orang yang move on alias hijrah menjadi lebih baik. Dari kisah hijrah para ustad di atas, seperti Salman Al Jugjawy, Derry Sulaiman, atau Ustad Yusuf Mansur, kita bisa belajar banyak hal. Pertama, Allah akan memberi hidayah bagi umat yang diberi petunjuk, dan itu adalah rezeki karena merupakan sebuah tuntunan untuk lebih dekat pada-Nya. Kedua, hijrah membawa mereka ke kehidupan yang jauh lebih tenang, tanpa ada hal-hal negatif yang membelenggu.
Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut:
| : 0818-0749-7777 | |
| : 0818-0748-7777 |
HIJAB.ID
Ruko Puri Dago no. A3
Jl. Terusan Jakarta, Antapani, Bandung 40293
Jawa Barat - Indonesia
Pembeli dari Lampung membeli Hijab Instan
Pembeli dari Bandung membeli Hijab Instan
Pembeli dari Lampung membeli hijab
Pembeli dari Bekasi membeli Hijab Instan
Pembeli dari Tangerang membeli hijab
Pembeli dari Bogor membeli hijab
Pembeli dari Cirebon membeli hijab
Pembeli dari Samarinda membeli voal plain
Pembeli dari Samarinda membeli hijab
Pembeli dari Yogyakarta membeli hijab
Pembeli dari Palembang membeli Hijab Instan
Pembeli dari Surabaya membeli hijab
Pembeli dari Jakarta membeli Headloop Mask
Pembeli dari Jakarta membeli voal plain
Pembeli dari Jakarta membeli hijab
Pembeli dari Lombok membeli hijab
Pembeli dari Surabaya membeli Headloop Mask
Pembeli dari Lombok membeli Hijab Instan
Pembeli dari Bandung membeli hijab
Pembeli dari Jakarta membeli hijab
Pembeli dari Bali membeli hijab
Pembeli dari Depok membeli Hijab Instan
Pembeli dari Bekasi membeli hijab
Pembeli dari Tangerang Selatan membeli hijab
Pembeli dari Surabaya membeli hijab
Pembeli dari Bengkulu membeli hijab
Pembeli dari Medan membeli hijab
Pembeli dari Purwakarta membeli Hijab Instan
Pembeli dari Bekasi membeli Hijab Instan
Pembeli dari Aceh membeli Hijab
Pembeli dari Samarinda membeli Hijab Instan
Pembeli dari Riau membeli Hijab Instan
Pembeli dari Makasar membeli hijab
Pembeli dari Jakarta membeli Hijab Instan
Pembeli dari Jakarta membeli Hijab Instan
Pembeli dari Medan membeli hijab
Pembeli dari Jakarta membeli hijab
Pembeli dari Semarang membeli hijab
Pembeli dari Jakarta membeli Homewear