Mengenal Desainer Busana Muslim Internasional yang Menginspirasi

Desainer Busana Muslim

Dalam beberapa tahun ini, tren busana muslim memiliki pertumbuhan yang amat pesat. Hal ini bisa dilihat seperti pada data yang dirilis 2019 silam oleh The State of the Global Islamic Economy 2019/2020 yang mencatat sebanyak setidaknya USD 293 digunakan masyarakat Muslim untuk membeli busana dan alas kaki. Jumlah ini diperkirakan jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Hal ini tentu membawa nama-nama desainer busana muslim kian dikenal. Simak deretan perancang busana yang namanya kian berkibar di industri fashion dunia berikut ini.

Sejarah Perkembangan Busana Muslim di Tanah Air

Seperti dikutip dari banyak literatur, Islam mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-7 melalui pedagang dari Persia, Arab, Gujarat dan negara Islam lainnya. Penyebaran agama Islam semakin masif terutama di Pulau Jawa yang berkat peran Wali Songo. Meski begitu, penggunaan kerudung dan busana muslim bagi wanita belum begitu familiar pada masa itu. 

Berbagai gerakan seperti Paderi di Minangkabau serta gerakan yang berasal dari ormas-ormas islam lainnya memperjuangkan pemakaian hijab oleh wanita di masyarakat. Namun pada kenyataannya, pemakaian hijab pada masa itu masih belum sempurna, yaitu hanya dengan menggunakan kain sejenis selendang yang disematkan di kepala tanpa menutup rambut dan masih memperlihatkan anggota tubuh lainnya seperti leher dan dada.

Sebelum kemerdekaan dan orde lama, penggunaan hijab bahkan menjadi sebuah polemik besar dan sempat mendapat tentangan dari penguasa. Hal ini menyebabkan penggunaannya masih sebatas oleh kaum tertentu, seperti misalnya santriwati. Pada masa itu, model busana muslim juga belum seberagam saat ini. Santriwati masih menggunakan pakaian longgar dan polos dengan hijab segiempat.

Pada tahun 1990, perkembangan busana muslim bisa dibilang cukup baik, terlebih dengan semakin banyaknya jumlah peminat akan pakaian muslim seiring dengan perubahan peraturan yang mengizinkan penggunaan kerudung boleh  secara lebih luas.

Pada tahun 2000an, penggunaan busana muslim kian merata, tak hanya sebatas pada status sosial ataupun dilihat dari pekerjaan seseorang. Hingga pada tahun 2011 muncul komunitas hijab kontemporer yang tak hanya berkreasi pada model busana muslim namun juga pada style hijab.

Mengenal Jenis-jenis Pakaian Muslim

Terdapat beberapa nama khusus untuk menyebutkan jenis pakaian muslim. Nah, berikut diantaranya :

  • Abaya, merupakan pakaian muslim dengan potongan lurus, longgar dengan panjang hingga semata kaki. 
  • Gamis, mirip dengan abaya namun gamis biasanya dihiasi dengan beragam ornamen dan memiliki detail di bagian pinggang.
  • Tunik, ialah pakaian muslim dengan panjang 7/8. Tunik biasa dipadukan bersama celana.
  • Blus, ialah atasan dengan potongan longgar.

Tak hanya itu, jenis kerudung pun kian beragam seperti kerudung pashmina, kerudung bergo, turban dan banyak lagi. Selain pakaian muslim untuk wanita, pria juga memiliki pakaian muslim khusus yang biasa disebut baju koko.

Berkenalan dengan Desainer Busana Muslim International

Melihat beragam model busana muslim dengan perkembangannya yang sangat cepat, mungkin membuat Anda penasaran dengan seseorang yang berperan di baliknya. Nah, simak deretan desainer busana muslim tanah air hingga internasional dengan perjalanan yang menginspirasi berikut ini.

1. Dian Pelangi

Pemilik nama lengkap Dian Wahyu Utami ini rasanya sudah dikenal oleh masyarakat luas dengan beragam prestasi yang ditorehkannya di usia yang terbilang masih muda. 

Dian Pelangi mulai mengkhususkan diri sebagai desainer busana muslim sekitar tahun 2010an. Tak hanya di seluruh Indonesia, rancangan Dian juga telah menjelajah Timur Tengah, Eropa, London, hingga New York.

Sebagai desainer muslimah, Dian Pelangi memiliki kekhasan dalam setiap desain pakaian yang dihadirkannya, seperti penggunaan songket, tenun, payet dengan detail yang digarap secara handmade serta warna-warna cerah bak pelangi yang mungkin berbeda jauh dengan busana muslim yang ada sebelumnya.

Tak sampai di situ, pada akhir tahun 2015, Dian Pelangi bahkan dinobatkan oleh majalah Business of Fashion sebagai 500 orang paling berpengaruh di dunia. Prestasi tersebut Dian raih sebelum dirinya menginjak usia 30 atau under 30.

Dian Pelangi memiliki gerai hingga 14 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dirinya pun rutin menggelar fashion show hingga negara Eropa dan Timur Tengah. Kini, selain menjadi ibu, Dian Pelangi diketahui juga menjadi brand ambassador beberapa merek kosmetik.

2. Iman Aldebe

Bagi seseorang yang mengikuti perkembangan industri fashion utamanya dunia busana muslim, tentu tak asing lagi dengan nama Iman Aldebe. Iman Aldebe adalah seorang desainer busana muslim kelahiran Swedia yang harus mengalami banyak pengalaman pahit akan impiannya untuk menjadi seorang desainer.

Sebagai desainer muslimah, Iman Aldebe harus menerima hinaan karena ide-idenya yang dianggap nyeleneh dan kecintaannya akan make up. Sebagai putri seorang imam, ia dituntut untuk berpakaian dengan warna itu-itu saja. Namun hal ini tentu membuatnya bosan.

Meski desain rancangan Iman pernah ditolak oleh banyak gerai serta mendapat banyak komentar tidak sedap, namun dirinya pantang menyerah. Selang beberapa waktu, Iman meluncurkan hijab yang sesuai dengan kepribadiannya yang kreatif serta modern.

Setelah mempelajari beberapa hal lalu Iman menciptakan hijab turban yang diberi nama Happy Turban. Tak hanya bagi wanita muslim, hijab turban karya Iman bahkan juga diminati oleh wanita non muslim lain. 

Kerja keras dan pantang menyerah yang dimiliki Iman Aldebe membawanya hingga posisi sekarang. Ia pun bahagia karena menjadi salah satu pionir desain kerudung yang cocok dipakai bersama seragam polisi, apoteker, tentara wanita dan banyak lagi. Selain desainer fashion hijab, dirinya juga memiliki clothing line bernama Aldebe Haute Couture.

3. Jenahara Nasution

Nanida Jenahara Nasution, memiliki impian untuk menjadi desainer fashion sejak masih kanak-kanak. Masa kecilnya dihabiskan di workshop sang ibu, Ida Royani, seorang desainer kondang. Menemani sang ibu berbelanja bahan dari satu toko ke toko yang lain, melihat ibunya memadukan beragam warna, menyelaraskan antara kancing dengan kain membuat Jenahara jatuh cinta pada dunia mode.

Desain pakaian yang ia ciptakan memberi lebih banyak referensi bagi pecinta modest wear, terutama bagi perempuan berhijab dalam mengekspresikan diri lewat fashion. 

Melepaskan pengaruh nama besar sang ibu adalah pekerjaan yang tidak mudah. Namun Jenahara mampu melakukannya. Satu dekade sudah Jenahara dikenal sebagai desainer busana muslim tanah air dengan banyak prestasi yang telah berhasil diraihnya. 

Tak hanya di Indonesia, brand Jenahara Nasution juga telah melebarkan sayap ke berbagai belahan dunia lain seperti Singapura, Hong Kong, Kuala Lumpur, Seoul,  Tokyo, Moscow hingga London. 

Di tengah pandemi ini, Jenahara telah membuka gerai baru di bilangan Kasablanka. Menyesuaikan dengan masa pandemi, Jenahara telah menerapkan beberapa peraturan khusus untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung seperti membatasi jumlah tamu, menerapkan protokol kesehatan dengan ketat hingga melayani pembelanjaan secara privat.

Salah satu kunci sukses Jenahara di industri fashion ialah mengikuti perkembangan zaman baik itu lewat model pakaian yang ia tawarkan maupun strategi pemasaran. Dengan dibukanya gerai Jenahara Nasution yang baru, ia berharap dapat menyuntikkan semangat pengusaha busana muslim lain di tengah lesunya perekonomian.

4. Hana Tajima

Hana Tajima adalah salah satu desainer busana muslim yang banyak menjadi acuan bergaya. Hal ini lantaran berbagai desain yang Hana Tajima hadirkan terasa spesial walaupun dalam konsep busana muslim yang tertutup.

Hana Tajima adalah seorang desainer muslimah blasteran dengan latar belakang keluarga yang artistik. Ayahnya merupakan warga Jepang sedangkan sang ibu berasal dari Inggris. Hana Tajima menjadi seorang mualaf di usianya yang ke-17 tahun. Dalam adaptasinya, Hana Tajima merasa asing dengan gaya berpakaiannya paska menjadi mualaf. Ia merasa tidak jujur dengan selera pribadinya.

Beragam eksperimen terkait padu padan busana muslim ia bagikan lewat blog pribadinya. Kepiawaian ini membuat banyak media skala besar meliriknya. Tercatat dirinya pernah menghias sampul beberapa majalah, seperti Independent pada Juli 2010, BBC edisi Mei 2010, dan Elle serta Vogue (Mei 2011). Bersama sang suami, Hana memiliki bisnis fashion line bernama MAYSAA di London. Sebagai desainer busana muslim, Hana Tajima juga bekerja sama dengan salah satu merek fashion  ternama dari Jepang.

Desainer busana muslim menjadi salah satu profesi yang banyak diminati terutama akan tuntutan kebutuhan untuk bisa tetap gaya namun sesuai dengan akidah. Beragam prestasi serta lika-liku perjuangan desainer papan atas tersebut semoga dapat menginspirasi.

Paris Premium Turkish Rose Rp. 121.500 Rp. 135.000

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut:

HIJAB.ID
Ruko Puri Dago no. A3
Jl. Terusan Jakarta, Antapani, Bandung 40293
Jawa Barat - Indonesia

Copyright © 2026 Hijab.id - All Rights Reserved
Developed by BaliWS
Chat via whatsapp
HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lampung membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lampung membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Samarinda membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bandung membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bekasi membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Cirebon membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Surabaya membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Medan membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bogor membeli hijab 

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Headloop Mask

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Aceh membeli Hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bekasi membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Homewear

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Tangerang membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lombok membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Riau membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Samarinda membeli voal plain

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Surabaya membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bandung membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Surabaya membeli Headloop Mask

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Medan membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Palembang membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli voal plain

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bali membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Samarinda membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Makasar membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Tangerang Selatan membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bengkulu membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lombok membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Depok membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Purwakarta membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Yogyakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bekasi membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Semarang membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Hijab Instan