Tips Mencuci Hijab agar Awet dan Tidak Mudah Koyak

Tips mencuci hijab

Sebagai wanita berhijab, berapa koleksi kerudung, khimar, bergo, dan pashmina yang Anda miliki? Pasti ada minimal selusin, dan semua koleksi tudung ini wajib dirawat agar tahan lama. Perlakukan semua jenis hijab dengan baik, karena perawatannya berbeda dengan blus atau celana panjang. Sudahkah Anda mencari tips mencuci hijab agar awet dan tidak mudah sobek?

Mencuci hijab bukan pekerjaan yang sulit, tetapi butuh ketelitian dan ketelatenan saat melakukannya. Karena Anda ingin agar koleksi hijab tetap bagus walau sudah dipakai selama bertahun-tahun, bukan? Jadi sebaiknya pisahkan antara cucian hijab dengan pakaian biasa, agar semua tetap bersih dan awet. 

9. Tips Mencuci Hijab agar Tetap Bersih, Wangi, dan Rapi

Masih bingung cara mencuci hijab agar tetap bersih, wangi, segar, dan terlihat seperti baru? Berikut ini beberapa tips merawat hijab sehingga koleksi Anda tidak akan mudah koyak:

1. Jangan Cuci Hijab Kesayangan di Mesin Cuci

Mesin cuci memang memudahkan kita untuk membersihkan pakaian. Akan tetapi, jangan asal cemplung dan memasukkan hijab ke dalam mesin. Karena dikhawatirkan ketika terlalu lama tercampur dengan air sabun dan diputar-putar, kain hijab akan mudah sobek karena gesekan dengan baju dan celana. 

Apalagi jika hijabnya jenis pashmina yang agak tipis, akan sangat riskan ketika dicuci dengan mesin. Anda tentu tak mau hijab langsung rusak setelah dicuci, bukan? Sayangilah hijab Anda dan rawat dengan sepenuh hati.

Jika mencuci hijab di dalam mesin cuci, maka biasanya akan dicampur dengan pakaian, celana, dan lain-lain. Jika memakai mesin, maka saat dicuci biasanya akan terbelit satu sama lain. Hijab akan molor dan hasilnya jelek saat dikenakan, karena proses pencuciannya yang kasar.

2. Sebagai Gantinya, Cuci Manual dengan Tangan

Mencuci hijab dengan tangan tidak sehoror yang Anda kira, yang penting sabunnya cocok dengan tangan dan tidak membuat gatal dan kering. Sebaiknya gunakan air hangat untuk mencuci, agar sisa debu dan keringat jadi cepat luruh. Setelah itu, kucek pelan-pelan sampai bersih. Lalu bilas dengan air dingin dan jemur satu per satu. Inilah tips mencuci hijab agar tidak mudah kucel.

3. Hijab yang Kotor Cukup Direndam Sebentar Saja

Hijab Anda kotor kena cipratan minyak atau lumpur? Merendamnya di dalam campuran air dan sabun adalah solusi jitu, tetapi durasinya jangan lama-lama. Karena jika hijab terlalu lama berada di dalam air, bisa mudah koyak kainnya, apalagi jika berbahan tipis seperti kain sutra.

Selain itu, hijab yang direndam sampai berjam-jam, bahkan semalaman, akan mengeluarkan bau tidak sedap. Karena airnya sudah bercampur dengan bakteri nakal. Anda tidak mau mengenakan hijab yang bau, bukan? Jadi saat akan merendam hijab, pastikan sudah pasang alarm, dan durasinya maksimal 30 menit saja. Tips mencuci hijab yang ini pasti mudah sekali dipraktikkan di ruang laundry rumah Anda.

4. Jangan Pakai Sabun Sembarangan

Mencuci hijab berbeda dengan mencuci pakaian biasa, karena jenis kain dan teksurnya tidak sama. Jadi, jangan pakai deterjen bubuk untuk mencuci hijab, walau harganya lebih murah dan mudah ditemukan di warung kecil sekalipun. Karena sabun bubuk ini lebih cocok untuk mencuci pakaian, bukan kerudung.

Saat berbelanja bulanan, belilah juga deterjen cair untuk digunakan saat akan mencuci hijab. Namun untuk hijab dengan bahan yang agak tipis, seperti jilbab kain sutra atau pashmina, sebaiknya gunakan sampo, alih-alih sabun. Karena lebih aman bagi kain hijab tersebut dan hasilnya tetap bersih.

5. Pisahkan Hijab Berdasarkan Tekstur Kain dan Warnanya Sebelum Dicuci

Tips mencuci hijab yang selanjutnya adalah seleksi terlebih dahulu sebelum dicuci. Hal ini memang agak merepotkan, karena Anda tidak bisa mencemplungkan semua jenis hijab ke dalam bak cuci yang besar, seperti saat mencuci baju. Namun lebih baik pilah-pilih jilbab sebelum dibersihkan, daripada nanti menyesal.

Penyebabnya, ada jenis jilbab yang kainnya ternyata luntur, jadi pisahkan di ember khusus dan cuci satu per satu. Selain itu, hijab yang memiliki hiasan payet juga harus dicuci dengan pelan, tujuannya agar payet tidak mudah rusak, jadi pisahkan hijab jenis ini sebelum kadung mencucinya. Hijab warna putih juga sebaiknya dipisah, agar tidak terkena lunturan warna dari jilbab yang lain.

6. Jangan Jemur Hijab Sembarangan

Cuaca sedang panas-panasnya? Jangan jemur hijab langsung di bawah terik matahari, agar warnanya tidak mudah pudar. Jadi pilih tempat yang agak teduh untuk menjemurnya, dan cukup dengan diangin-anginkan. Jika Anda punya mesin pengering baju, maka jangan gunakan untuk membuat hijab lekas kering, karena dikhawatirkan akan merusak serat kainnya.

Apakah hijab Anda memiliki hiasan renda, sulaman, atau payet? Menjemur hijab jenis ini dengan cara dibalik. Jadi bagian dalam yang mengarah ke hangatnya mentari, dan posisi ini akan membuat payet atau hiasan lainnya aman.

7. Gunakan Baking Soda Secukupnya

Hijab Anda bau karena kena keringat yang berlebihan? Untuk mengatasinya, maka bisa mencampurkan baking soda secukupnya di dalam air rendaman cucian. Hijab akan kembali segar setelah dicuci dan dijemur. Baking soda bisa dengan mudah dibeli di toko kelontong di dalam kampung sekalipun.

Akan tetapi, jika masih kurang memuaskan, maka gunakan spray pewangi saat menyeterika, agar hasilnya lebih harum. Hasilnya, hijab akan wangi, segar, dan siap dikenakan dan menutup aurat dengan sempurna. 

8. Gunakan Sabun Cuci Piring untuk Menghilangkan Noda Minyak

Tips mencuci hijab yang selanjutnya adalah menggunakan sabun cuci piring. Mengapa harus sabun cuci piring? Penyebabnya karena sabun jenis ini cukup efektif jika dicampur dengan deterjen cair, tujuannya agar noda minyak jadi pudar. Gunakan sabun cuci piring secukupnya saat mencuci dan hasilnya hijab Anda jadi lebih bersih, bebas minyak, plus beraroma lebih segar.

9. Pakai Pembersih Noda untuk Hijab yang Ekstra Kotor

Anda merasa kurang maksimal dalam mencuci hijab karena ada noda cat atau kotoran lain yang susah dibersihkan? Jangan dikucek kuat-kuat menggunakan deterjen, karena akan membuat tekstur kain jadi rusak parah. Ingatlah bahwa saat mencuci hijab, prosesnya berbeda dengan mencuci baju.

Sebagai gantinya, gunakan cairan pembersih noda untuk menyingkirkan sisa cat atau bekas oli yang menempel di hijab. Campur cairan pembersih dengan air secukupnya, baru teteskan ke bagian hijab yang kotor. Tunggu beberapa saat, baru cuci seperti biasa. Jangan pernah menuangkan cairan pembersih noda langsung di atas bagian yang kotor, karena akan membuatnya rusak.

Tips mencuci hijab sebenarnya cukup sederhana. Anda hanya perlu untuk meluangkan waktu saat akan mencuci koleksi kerudung, khimar, dll. Cucilah dengan tangan, dan gunakan deterjen cair atau shampo, agar hijab tetap bersih dan tidak koyak karena berputar-putar di dalam mesin cuci. Jemur di tempat yang tidak terkena cahaya mentari agar warna hijab tidak pudar karena efek panasnya.

Paris Premium Turkish Rose Rp. 121.500 Rp. 135.000

Artikel Lainnya

Tentang Kami

Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut:

HIJAB.ID
Ruko Puri Dago no. A3
Jl. Terusan Jakarta, Antapani, Bandung 40293
Jawa Barat - Indonesia

Copyright © 2026 Hijab.id - All Rights Reserved
Developed by BaliWS
Chat via whatsapp
HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bekasi membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Depok membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bengkulu membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Makasar membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Surabaya membeli Headloop Mask

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bekasi membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lampung membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Palembang membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Tangerang Selatan membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Surabaya membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Semarang membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bogor membeli hijab 

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Riau membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bandung membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Tangerang membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Cirebon membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bekasi membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Surabaya membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Headloop Mask

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Samarinda membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bali membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Samarinda membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Homewear

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lombok membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Aceh membeli Hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Purwakarta membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lampung membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Medan membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Bandung membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Lombok membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli Hijab Instan

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Medan membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Jakarta membeli voal plain

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Yogyakarta membeli hijab

HIJAB.ID
hijab.id

Pembeli dari Samarinda membeli voal plain